Bisnis Tv Digital

Bisnis Tv Digital – Transisi dari TV analog ke digital sudah berjalan sesuai jadwal, karena pemerintah harus sepenuhnya menghentikan siaran TV analog pada tanggal 22 November 2022, namun prosesnya melambat, dengan set-top box (STB) yang menghambat distribusi.

Pemerintah bertekad mengakhiri tayangan televisi analog yang sudah mengudara selama 60 tahun terakhir paling lambat 2 November 2022. Seiring kemajuan teknologi, transisi dari sistem penyiaran televisi analog ke televisi digital menjadi hal yang tidak dapat dihindari bagi negara-negara di seluruh dunia. mengembangkan

Bisnis Tv Digital

Bisnis Tv Digital

Transisi ke TV digital ini akan terjadi dalam tiga tahap. Artinya Tahap I akan berlangsung pada 30 April 2022 Tahap II. tahap pada tanggal 25 Agustus 2022 dan III. fase pada 2 November 2022. Proses migrasi TV digital disebut:

Ungkap Potensi & Peluang Bisnis Teknologi Digital Di Ri

Semula prosesnya rencananya akan dimulai pada 17 Agustus 2021 dan dilaksanakan dalam lima tahap yakni 31 Desember 2021, 31 Maret 2022, 17 Agustus 2022, dan 2 November 2022. Ta. Ini dimulai pada tahun 2007.

Kemudian, Jabodetabe melakukan uji coba di wilayah tersebut pada tahun 2008. Hal itu merupakan hasil pertemuan forum antara Indonesia dan negara-negara anggota International Telecommunication Union (ITU).

Dari pertemuan itu, seluruh negara sepakat untuk beralih ke televisi digital pada 17 Juni 2015. Indonesia dan Timor Timur juga menjadi negara terbaru yang beralih ke transmisi TV digital.

“Sejak saat itu, proses transisi ke TV digital tidak terdengar lagi hingga tahun 2020,” kata Direktur Jenderal Ilmu Kesehatan Institut Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia ini.

Industri Butuh Investasi Digital Untuk Dorong Bisnis Berkelanjutan

Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Media, pemerintah kembali melanjutkan proses ASO. Peralihan teknis diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran. Kedua surat suara ini berasal dari UU 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Ismail menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa transisi ke televisi digital berulang kali dijadwalkan.

Pertama, terdapat penundaan pada tahun lalu, karena pemerintah dan masyarakat masih harus fokus dalam merespons pandemi COVID-19. Kedua, pada tahun lalu banyak masukan dari masyarakat, industri dan elemen masyarakat lainnya untuk memulai migrasi.

Bisnis Tv Digital

“Terakhir, secara teknis kami belum siap untuk beralih ke televisi digital.” “Proses penyiaran digital memerlukan banyak persiapan,” ujarnya saat dihubungi.

Transformasi Televisi Ke Digital Berkejaran Dengan Deadline

Meski demikian, Ismail mengaku kini sudah siap menghadapi proses migrasi ke televisi digital, salah satunya persiapan infrastruktur.

Fase 2 dan 3 kini memerlukan pembangunan 32 infrastruktur tambahan untuk menghentikan siaran TV analog secara permanen.

“Kami akan menyelesaikan 15 infrastruktur dan TVRI akan menyelesaikan 17 infrastruktur.” Lalu, ASO II. Fase ini akan dimulai dan siaran analog akan dihentikan sepenuhnya pada 2 November 2022.”

Meski sudah siap, baru 8 kabupaten/kota yang beralih ke penyiaran digital pada ASO Tahap I, turun dari sebelumnya 166 kabupaten/kota. Kedelapan provinsi/kota peserta tersebut antara lain Kota Dumai di Provinsi Riau, Provinsi Benkalis, Provinsi Kepulauan Meranti, Nusa Tenggara Timur Timur Tengah Utara, Provinsi Bel, Provinsi Melaka serta Kota Sorong dan Provinsi Sorong di Provinsi Papua Barat.

Media Iklan Mana Yang Lebih Efektif, Televisi Atau Internet?

Namun siaran TV digital sudah menjangkau 87 wilayah di Indonesia. Dari wilayah terdampak ASO Tahap I, hanya delapan wilayah yang bisa menerima siaran digital TVRI. Konon hanya Solon yang bisa menerima siaran televisi komersial, khususnya Compass TV.

Rosalita Niken Widiastuti, Staf Khusus Menteri Penerangan, Komunikasi Publik dan Informatika, mengatakan pelaksanaan ASO Tahap I di delapan kabupaten/kota dilakukan karena tempat-tempat tersebut sudah 100% siap, termasuk ketersediaannya. Dia bilang dia terluka.

Sebaliknya di daerah lain, kendala utama adalah akses terhadap STB bagi masyarakat miskin. Oleh karena itu, ASO Tahap I hanya dilaksanakan di tiga wilayah tersebut, ujarnya.

Bisnis Tv Digital

Rosalita mengatakan, siaran televisi digital TVRI dan Kompas TV yang hanya tersedia di delapan lokasi tersebut, sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Di wilayah tersebut, Anda hanya bisa menikmati program TVRI lokal dan TV lokal melalui siaran TV analog.

Webinar Literasi Digital Banjarbaru, Membidik Potensi Bisnis Digital Bagi Milenial!

Bahkan, jumlah lembaga penyiaran yang menyelenggarakan siaran analog mencapai 697 di seluruh Indonesia. Sementara itu, siaran langsung

Penyiaran televisi analog dan digital secara serentak dilakukan oleh 521 televisi di 90 wilayah penyiaran atau 294 kabupaten dan kota.

Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong lembaga penyiaran untuk menyelesaikan transisi dari siaran analog ke digital dan memperluas layanan program siaran digital. Sehingga masyarakat bisa menikmati acara televisi dengan nyaman. Itu bisa dilakukan, tambahnya.

Untuk sisa wilayah yang masuk dalam ASO Tahap I, proses transisi masih berlangsung. Rosalita mengatakan, dibutuhkan waktu lebih lama karena pemerintah perlu memberikan perhatian penuh untuk memastikan penerapan ASO berjalan baik dan bertujuan untuk mendistribusikan STB kepada masyarakat miskin.

Brand Brand Lokal Cari Peruntungan Di Bisnis Perangkat Tv Digital

Sementara itu, Direktur ICT Institute Hell Study menilai penerapan ASO tahap pertama di delapan kabupaten/kota ini merupakan langkah yang sangat praktis. Jangan memaksakan diri untuk menjalani ASO di area yang belum siap Anda hadapi.

Berdasarkan hal tersebut, saya rasa masih banyak orang yang belum begitu memahami apa itu ASO. Tentu saja, ketersediaan STB masih menjadi hambatan, terutama bagi masyarakat miskin.

Oleh karena itu, untuk menyelesaikan transisi TV digital sesuai rencana, pemerintah perlu mempercepat distribusi STB di kalangan rumah tangga miskin. Hal ini patut menjadi perhatian pemerintah, agar penerapan ASO tidak menambah beban masyarakat miskin, di tengah kondisi perekonomian yang masih sulit.

Bisnis Tv Digital

“Untuk itu masyarakat dan DPR harus terus mengawal proses transisi menuju penyiaran digital,” tegas Herr saat diwawancarai.

Mapping The Digital Media Publisher Landscape In Indonesia

Artinya, jika jangka waktu yang ditentukan yakni 2 November 2022 terlampaui, maka proses ASO dianggap gagal dan pemerintah dianggap melanggar hukum.

“Jika demikian, berarti transisi ini setengah matang,” tambah mantan Kepala Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) ini.

Sementara itu, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali sebelumnya mengumumkan peralihan televisi analog ke digital yang sedianya dimulai pada 1 Mei 2022 ditunda hingga jangka waktu yang belum ditentukan.

Faktanya, pemerintah Bali telah membangun beberapa pemancar yang cukup besar agar masyarakat dapat menerima siaran dengan lebih baik. Hal lain adalah masalah

Contoh Ide Bisnis Digital Yang Menjanjikan Tahun 2023

“Selain itu, tidak ada masalah.”

Permasalahan serupa juga terjadi di Jawa Barat. Faktanya, hanya 0,5% masyarakat miskin di wilayah tersebut yang menerima lebih dari 600.000 STB yang akan disalurkan.

Temuan paling umum adalah STB tidak bisa dibagikan karena datanya tidak lengkap. Misalnya tidak ada nomor RT atau RW, kata Adiyana Slamet, Ketua KPID Jabar.

Bisnis Tv Digital

Pihaknya menyarankan pihak penyelenggara memecah STB agar permasalahan tidak berlanjut dan transisi ke TV digital segera terjadi.

Jual Vidai Software Bertenaga Ai Pembuat Video Digital Marketing Toko Online Internet Peluang Usaha Tool Bisnis Bonus

Pihak yang mengelola penyiaran televisi digital bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah. Namun, pemerintah daerah lebih mengetahui data masyarakat di Jawa Barat.

“ASO merupakan kebijakan yang strategis dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Jadi penyaluran STB harus tepat sasaran,” lanjut Adhyana.

Hingga saat ini, penyaluran STB masih menjadi ancaman bagi penerapan ASO. Alat-alat yang bentuk dan fungsinya sama tidak dapat dipisahkan.

Namun dalam praktiknya, meminta industri penyiaran komersial untuk melakukan tugas ini secara sukarela tanpa dukungan keuangan dari pemerintah adalah hal yang sulit. Selain itu, stasiun TV komersial mengaku masih kesulitan keuangan akibat gempa.

Harga Set Top Box Tv Digital Bersertifikasi Kominfo, Mulai Rp 139.000

“Seluruh biaya STB dan transmisi akan ditanggung oleh penyelenggara TV MUX. Namun karena situasi keuangan yang semakin memburuk akibat pandemi, kami akan berusaha menghindari atau bahkan meminta penundaan karena berbagai alasan. Ya”, jelas Agus Pambasio untuk kebijakan publik dan Perlindungan Konsumen menjawab pertanyaan.

Stasiun TV komersial mana pun yang diberi tugas ini kemungkinan besar akan keberatan karena akan memerlukan biaya yang besar, termasuk pembelian STB, transmisi listrik, dan biaya pemasangan. Misalnya, Metro TV yang bertanggung jawab mendistribusikan STB kepada 500.000 pemilik TV analog di masyarakat berpenghasilan rendah, meminta agar penerapannya ditunda hingga November 2022. MNC dan MTECH terus membuat alasan untuk menghindari tugas ini.

Tak ayal, ada pula yang memprotes mengapa VIVA (ANTV dan TV One) menjadi tuan rumah MUX tetapi tidak dipaksa untuk membagikan STB.

Bisnis Tv Digital

Saya khawatir jika persoalan ini terus berlanjut dan televisi swasta tidak memenuhi kewajibannya dengan baik dan tepat waktu karena berbagai alasan, maka pemerintah akan dikritik oleh masyarakat, kata Agus.

Siaran Tv Analog Mati, Kakek Ini Termenung Di Depan Tv Karena Tak Mampu Beli Stb

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Agus menilai TVRI sebagai milik publik milik pemerintah harus siap mengambil alih fungsi saluran swasta. Tentu saja anggarannya diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN) Provinsi.

Di sisi lain, Direktur TVRI Imam Brotceno mengatakan partainya mengusulkan tambahan anggaran untuk penyaluran 1,5 juta STB pada APBN perubahan APBN 2022. Hal ini dilakukan karena pihak swasta belum memenuhi komitmennya dengan baik atau menutupi kekurangan dan keterlambatan STB.

Namun langkah ini hanya dapat dilakukan pada ASO langkah II dan III. Padahal, pada tahap I, tanggung jawab penyaluran STB 100% berada di tangan televisi swasta.

“Tambahan anggaran tersebut akan digunakan secara efisien dan tepat sasaran, serta pengadaan dan pendistribusian STB gratis akan terus terkoordinasi di bawah pengawasan Kementerian Komunikasi dan Informatika agar rumah tangga miskin dapat menikmati televisi digital,” kata Imam. pernyataan. Aku pergi”, katanya. ke

Kala Hary Tanoe Geram Bisnis Tv Miliknya Dipaksa Pindah Siaran Digital

Selain itu, Presiden Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Shahril Nasution membenarkan pihaknya mengusulkan pengurangan biaya dan insentif pemerintah untuk menyalurkan STB kepada rumah tangga miskin. Dengan cara ini, biaya yang harus ditanggung pengusaha televisi swasta akan lebih rendah dan industri dapat fokus pada seluruh infrastruktur dan persiapan terkait transisi ke televisi digital.

“Ini siaran dari STB

Peluang bisnis digital, kursus bisnis digital, bisnis iklan digital, kuliah bisnis digital, jurusan bisnis digital, bisnis produk digital, tentang bisnis digital, bisnis digital, buku bisnis digital, bisnis digital marketing, kampus jurusan bisnis digital, strategi bisnis digital

Leave a Comment