Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin – “Dekan turun tangan untuk mengubah nilai mata kuliah doktoral studi sumber daya manusia yang seharusnya tidak diselesaikan oleh mahasiswa tersebut,” kata Idayanti usai mengundurkan diri.

Makassar – Dua orang Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin memutuskan mundur karena dinilai tindakan kepengurusannya kezaliman dan arogan. Secara khusus, saya ingin melihat mahasiswa pascasarjana lulus tanpa kuorum.

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin

Manajemen melalui dekan turun tangan untuk mengubah cara penilaian mahasiswa doktoral dan tanpa alasan yang jelas memberhentikan beberapa profesor dari kegiatan pengajaran, pengawasan dan pengendalian.

Megister Ekonomi Sumber Daya |

“Dekan melakukan intervensi dalam penilaian mahasiswa pada mata kuliah yang diajarkan di tingkat doktoral dan mewajibkan mahasiswa yang tidak memenuhi persyaratan kelulusan untuk menyelesaikan mata kuliah tersebut,” kata profesor tersebut. Dalam surat yang dikirimkan pada 28 Oktober 2022, Siti Haerani, Guru Besar Ilmu Manajemen FEB Unhas.

Persyaratan lulusan disebutkan oleh Profesor. Siti Hirani tidak hadir. Perkuliahan dilaksanakan secara daring, namun tidak ada tugas dan ujian. Faktanya, tidak ada cara untuk menghubungi dosen melalui private chat di WhatsApp atau di grup dan memberitahukan alasan bolos kuliah.

“Satu-satunya orang yang sibuk mencari-cari alasan yang tidak berdasar dan tidak realistis selama sisa semester adalah Rektor FEB,” ujarnya.

Bahkan, kesombongan Kepala Sekolah menghukum Siti Hirani dengan memberhentikannya dari kegiatan mengajar, administrasi, dan ujian sejak semester terakhir tahun anggaran 2021-22 hingga saat ini.

Feb Unhas Berikan Pelatihan Sustainability Company Profile Di Kabupaten Takalar

“Tanpa alasan akademis, objektif, masuk akal, sejak semester terakhir tahun anggaran 2021-2022, saya tidak mengikuti pengajaran, supervisi, atau ujian apa pun dan kepala universitas telah menghukum saya dengan tidak pantas, tidak adil. dan cara yang tidak etis. Hal ini sangat merugikan saya sebagai dosen dan dosen, yang mungkin dianggap tidak kompeten oleh mahasiswa dan guru lainnya,” tulis Siti Haerani dalam surat yang menjelaskan alasan pengunduran dirinya.

Parahnya lagi, pimpinan FEB sangat berpihak pada mahasiswa yang tidak sempurna dan tidak memenuhi syarat untuk lulus, karena merugikan dan mengikis wibawa, harkat, dan harga diri mereka. dan nama yang bagus. (foto) Fakultas Ekonomi dan Bisnis khususnya dosen dan fasilitas Universitas Hasanuddin.

Ia menjelaskan: “Kepala sekolah mengancam saya dengan komentar-komentar ancaman dan pesan-pesan negatif/fitnah yang dapat merusak reputasi saya sebagai pribadi dan guru di FEB Unhas”. .

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin

Baca Juga: Kejati Sulsel Juarai Putaran Pertama Piala Jaksa Agung 2023, Leonard Eben Ezer Ucapkan Selamat kepada Tim Pemenangan

Pengaruh Persepsi Mahasiswa Dan Promosi Mengenai Fintech Terhadap Minat Menggunakan Aplikasi Ovo Di Fakultasi Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin = The Effect Of Student Perception And Promotion About Fintech On The Interest

Hal serupa juga diungkapkan oleh Profesor. Idayanti Nursyamsi, Ia menilai dekan berperilaku sewenang-wenang dalam pengelolaan kurikulum PhD serta menggunakan kekuasaan dan wewenangnya untuk mengambil keputusan akademik secara tirani dan arogan.

“Dekan turun tangan untuk mengubah nilai mata kuliah doktoral studi sumber daya manusia yang seharusnya tidak diselesaikan oleh mahasiswa tersebut,” kata Idayanti usai mengundurkan diri.

“Sampai saat ini, selama 2 semester berturut-turut saya dihukum oleh kepala sekolah karena tidak ikut mengajar, sewenang-wenang, melanggar peraturan, tidak jujur, tidak menghargai keterampilan dan kualifikasi, serta berperilaku tidak etis. Menyebarkan berita-berita negatif,” jelasnya.

Surat pemberitahuan ini dikirimkan langsung kepada Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin pada 28 Oktober 2022. Namun hingga informasi ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait. (*) Universitas Hasanuddin tidak hanya berperan dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompetitif di kalangan pekerja tingkat tinggi tetapi juga berperan strategis dalam menyelesaikan permasalahan sosial ekonomi, khususnya adalah meningkatkan efisiensi usaha kecil dan menengah. menyerap tenaga kerja nasional dari segi kuantitas.

Terbaru! Berikut Ukt Universitas Hasanuddin Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Calon Mahasiswa Feb Unhas Harus Tahu

Sehubungan dengan hal tersebut, pada hari Kamis tanggal 16 Maret 2023 delegasi yang dipimpin oleh Wakil Direktur Sekolah dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin mengunjungi Desa Kalenna Bontongep Kecamatan Galesong bersama 5 orang guru dan ratusan siswa. Negeri Takalar.

Kunjungan yang dilaksanakan dalam rangka Proyek Pembangunan Desa Tahun 2023 bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin dan Desa Kalenna Bontongep ini disambut oleh Kepala Desa Najahmuddin, Ketua BPD Babinsa, tokoh masyarakat, aparat Karang Tarun dan perwakilan KRG. . Tim advokasi, perwakilan usaha kecil dan menengah.

Dalam sambutannya, Dr. SE. Mursalim Nohong, MS SE, M.Si FEB, Wakil Direktur Sekolah dan Kemahasiswaan Kalenna mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan Pemerintah Desa Bontongape. Ia mengajak pemerintah desa untuk bekerja sama melalui kepala desa untuk lebih mengembangkan kegiatan desa, khususnya di bidang perencanaan keuangan dan anggaran desa, pengelolaan aset desa serta mendukung dan mengembangkan usaha kecil dan menengah lokal untuk membantu menyelesaikan permasalahan. menghadapi aparat desa. yang terbaik di desa.

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin

Sementara itu, Najahuddin Kalenna Bontogape selaku kepala desa menyampaikan terima kasih atas nama pemerintah desa dan masyarakat atas minat para pelaku HOB dan BDF. Secara khusus kami berharap selalu ada kerjasama dan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat Kalenna Bontongep dalam segala permasalahan yang mereka hadapi. “Jelas kegiatan seperti ini akan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat kita,” lanjut Najahuddin.

Eco Magz Edisi Iv (januari Maret 2023 By 3kakfeb Unhas

Dokter merupakan narasumber dalam kegiatan ini. Haeriya Hakim, M.Mktg dan Dr. Nadira Nagu, SE, Ac., MC Haeria Hakim memberikan materi pemasaran untuk usaha kecil dan menengah. UKMC juga harus mempertimbangkan pentingnya pemasaran dan menggunakan metode yang lebih sesuai bagi mereka yang terlibat dalam usaha rumahan.

Melibatkan usaha kecil dan menengah dalam acara-acara yang diselenggarakan oleh pemerintah pedesaan merupakan salah satu cara untuk mempromosikan produk mereka. Terutama bisnis yang dijalankan oleh ibu-ibu rumah tangga.

Selain pemasaran, hal lain yang perlu diperhatikan adalah pengelolaan keuangan. Nadira Nagu, SE., Ak., M.Si selaku konsultan pengelolaan keuangan program. Dalam sambutannya, Dr. “Seiring dengan perkembangannya, pelaku UKM juga harus menggunakan software sederhana seperti SME Accounting untuk mengelola keuangannya,” jelas Nadira Nagu.

SME Accounting adalah sistem aplikasi keuangan sederhana yang dapat digunakan untuk usaha kecil dan menengah serta untuk pengelolaan keuangan sehari-hari. Akuntansi UKM digunakan untuk memenuhi kebutuhan standar perusahaan dalam mengelola sistem informasi keuangannya. Aplikasi akuntansi UKM yang dilengkapi dengan sistem manajemen point-of-sale atau POS dapat digunakan di berbagai sektor bisnis, mulai dari ritel hingga restoran dan jasa. Nadira menutup pemaparannya dengan mengatakan bahwa sistem point of sale akan memudahkan transaksi komersial dan melacak inventaris barang masuk dan keluar. (*/Februari)Halo TNers. Berbicara tentang universitas terbaik di Indonesia, kebanyakan orang mengira universitas terbaik terletak di Pulau Jawa. Eitz, jangan salah, masih ada universitas bergengsi lainnya di Pulau Jawa. Di Pulau Sulawesi, Makassar mempunyai universitas yang termasuk universitas terbaik di Indonesia, yaitu Universitas Hasanuddin. Berikut pengenalan Universitas Hasanuddin Makassar.

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unhas Perkuat Literasi Bisnis Dan Keuangan Melalui Bina Desa

Universitas Hasanuddin, juga dikenal sebagai UNHAS, terletak di Makassar, Sulawesi. Sebelumnya universitas ini merupakan bagian dari perguruan tinggi Indonesia khususnya Fakultas Ekonomi. Universitas ini dianggap sebagai universitas terbaik ke-12 di Indonesia.

Sekolah ini memiliki 15 fakultas dan 1 sekolah pascasarjana. Selain itu, Universitas Hasanuddin menawarkan pendidikan pada jenjang sarjana dan pascasarjana serta pendidikan vokasi, teknik, dan vokasi.

Universitas Hasanuddin memiliki berbagai fasilitas pendidikan seperti perpustakaan, pusat bahasa dan laboratorium. Selain itu, terdapat fasilitas pendukung lainnya seperti sarana olah raga, asrama dan rumah sakit. Terdapat sebuah danau di kampus universitas yang menghadirkan keindahan bagi UNHAS.

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin

UNHAS atau Universitas Hasanuddin didirikan pada tahun 1956. Nama universitas ini diambil dari nama pahlawan nasional Sultan Hasanuddin. Universitas ini awalnya merupakan bagian dari Universitas Indonesia, dibangun di Makassar pada tahun 1947 dan merupakan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Pengaruh Kualitas Layanan Akademik Terhadap Kepuasan Mahasiswa Pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin Makassar

Akibat kerusuhan yang terjadi di Makassar saat itu, fakultas tersebut dibekukan dan dibuka kembali pada tahun 1953. Sementara universitas dibekukan, didirikanlah Perguruan Tinggi Saverigading dan pada bulan Maret 1950, dibentuklah Komisi Universitas Negeri Militer. Keberhasilan panitia ini berujung pada berdirinya Fakultas Hukum UI, Fakultas Ilmu Sipil, dan Fakultas Hukum. Balai Perguruan Tinggi Saverigading akhirnya dipisahkan dari Universitas Indonesia dan digabung menjadi bagian dari universitas dengan berdirinya Universitas Hasanuddin.

Pada awalnya, UNHAS mempunyai tiga fakultas, yakni fakultas ekonomi, hukum, dan kedokteran. Fakultas kedokteran ini dulunya merupakan ruang kuliah Saverigading College.

Setelah resmi berdiri, universitas terus mengembangkan pendidikan dengan menambah lebih banyak fakultas dan program penelitian dari berbagai bidang keilmuan. Sekolah ini menawarkan 10 program bahasa Inggris untuk siswa internasional.

Karena Universitas Hasanuddin merupakan perguruan tinggi negeri. Anda dapat mengajukan permohonan untuk program selektif yang dijalankan pemerintah secara bersamaan, seperti SNBP dan SNBT. Selain kedua bentuk seleksi di atas, Anda juga dapat mengikuti seleksi mandiri. Di bawah ini adalah 4 pilihan independen Universitas Hasanuddin.

Tujuh Dosen Muda Unhas Terpilih Masuk Program Gwa

Bagi mahasiswa tingkat D4 atau mahasiswa yang melamar. Membutuhkan minimal ijazah sekolah menengah atas 3 tahun terakhir.

Pendaftaran program pascasarjana UNHAS dapat dilakukan melalui website pascasarjana UNHAS. Anda juga dapat melihat informasi lengkapnya di website.

Biaya kuliah di UNHAS ditentukan dengan sistem UKT yang dibagi menjadi beberapa kelompok mulai dari UKT 1 hingga UKT 8. Biaya kuliah ditentukan berdasarkan latar belakang ekonomi mahasiswa. UKT 1 diperuntukkan bagi mahasiswa panti jompo, mahasiswa kepedulian sosial dan penerima beasiswa KIP.

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin

Biaya 1 dan 2 berkisar antara 0 hingga 2 lakh. UKT 2 diperuntukkan bagi mahasiswa yang sudah mengajukan UKT 1 namun tidak memenuhi syarat. Sedangkan biaya UKT 3 sampai 8 berkisar Rp. Dari 2.400.000 hingga Rp 20 juta tergantung kajiannya.

Sema Feb Uh

Masih banyak program beasiswa lain yang bisa Anda lamar. Anda dapat melihat informasi beasiswa

Fakultas di universitas hasanuddin, fakultas ekonomi dan bisnis universitas udayana, tentang fakultas ekonomi dan bisnis, universitas hasanuddin fakultas kedokteran, jurusan fakultas ekonomi dan bisnis, universitas hasanuddin fakultas hukum, fakultas ekonomi dan bisnis universitas airlangga, fakultas ekonomi dan bisnis, fakultas ekonomi dan bisnis universitas brawijaya, universitas hasanuddin fakultas teknik, fakultas ekonomi dan bisnis uny, fakultas ekonomi dan bisnis universitas indonesia

Leave a Comment