Kbbi Digital

Kbbi Digital – 26 Maret 2021, 21:59 26 Maret 2021, 21:59 Diperbarui: 26 Maret 2021, 22:07 1081 11 0

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan kamus yang berisi kosa kata lengkap dari berbagai bidang ilmu pengetahuan Indonesia. KBBI pada mulanya diterbitkan dalam bentuk buku sebagai kamus umum. Namun seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, KBBI kini tersedia dalam bentuk aplikasi online dan offline. Versi kamus ini dapat diakses dengan sebuah plugin.

Kbbi Digital

Kbbi Digital

Aplikasi kamus online dan offline memudahkan pengguna untuk mengaksesnya dimana saja dan kapan saja. Guru, dosen, mahasiswa, atau sekelompok orang tidak lagi membawa-bawa kamus tebal. Cukup dengan mendownloadnya di Play Store, kamus tersebut sudah bisa digunakan.

Makna ‘perempuan’ Dalam Kbbi Sempat Kontroversi, Ini Penjelasannya

Kamus besar bahasa Indonesia telah mengalami perubahan. Semula Kamus Besar Bahasa Indonesia, namun sekarang menjadi KBBI Edisi V. Terdapat perbedaan yang terlihat antara kamus sebelumnya dengan KBBI Edisi V.

KBBI Edisi V tersedia dalam bentuk aplikasi offline dan situs online. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi V mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan kamus-kamus sebelumnya. KBBI Edisi V mudah digunakan. Pengguna dapat dengan mudah mencari kata karena terdapat kotak pencarian di kanan atas dan ikon pencarian di kanan bawah.

Juga, ada kategori di beranda dan di kiri atas. Kategori ini terdiri dari lima kategori yaitu bahasa, wilayah, kelas kata, ragam dan jenis.

Setiap kategori dibagi menjadi berbagai subkategori. Kategori bahasa terdiri atas bahasa daerah di Indonesia dan bahasa asing. Terdapat kurang lebih 114 bahasa yang meliputi 97 bahasa daerah dan 17 bahasa asing. Bahasa asing yang termasuk dalam subkategori bahasa adalah Arab, Belanda, Cina, Denmark, Hawaii, Ibrani, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Korea, Latin, Norwegia, Portugis, Perancis, Rusia, Spanyol.

Selebgram Yang Bebas Pajak

Subkategori bidang mencakup 82 bidang. 82 kategori bidang tersebut meliputi manajemen dan kepegawaian, antropologi, biologi, ekologi, filsafat, hukum, gizi, kehutanan, kesehatan, musik, olah raga, pendidikan, pertanian, sastra, kuliner, teknik, dan zoologi.

Subkategori kelas kata berisi 25 kelas kata. 25 subkategori kelas kata meliputi kata benda, kata kerja, kata sifat, kata keterangan, kata ganti, angka, awalan, sisipan, akhiran, dan sinonim.

Satu kategori terakhir yaitu kategori tipe. Pada kategori variasi terdapat 6 jenis kata dasar, kata turunan, frasa, kata seni, peribahasa dan idiom. (Mendikbud), pencari dan pengguna kamus Jumlahnya mencapai lebih dari 21 juta orang.

Kbbi Digital

Hal itu diungkapkan Dadang Sunendar, Kepala Badan Pembinaan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada pembukaan lokakarya Kosakata Bahasa Indonesia (SLI) 2018 di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Juta Warga Indonesia Punya Aplikasi Kbbi, Kamu Sudah?

“Sejak diluncurkan 21 bulan lalu, jumlah pencariannya mencapai lebih dari 21 juta pencarian, dan jumlah penggunanya terus bertambah,” jelas Dadang.

Berdasarkan dokumen Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkoinfo), ia melihat alamat di situs pemerintah “go.id” dan membeberkan alamat KBBI. wajah. kemdikbud .go.id nomor 1 (satu) di Indonesia. “Kalau melihat rata-rata saat ini, setiap orang, baik orang Indonesia maupun orang asing, kebanyakan orang Indonesia, melakukan 23.000 hingga 24.000 pencarian per hari. “Ini hanya bisa terjadi di dunia digital,” ujarnya.

SLI kali ini mengangkat tema “Kosakata di Era Digital”. Topik ini dirasa sangat cocok untuk dijadikan bahan diskusi, karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi memberikan banyak warna dalam kehidupan kita saat ini. “Bisa dikatakan tidak ada satu pun aspek kehidupan saat ini yang tidak terhubung dengan teknologi,” kata Dadang.

“Dengan menerapkan SLI, kami dapat memberikan informasi cara penggunaan KBBI dan membuat aplikasi online menjadi lebih menarik,” harap Dadang. (kontol)

Deretan Kosakata Gaul Di Medsos Yang Akhirnya Masuk Kbbi

IKN Ibu Kota Negara menerapkan konsep smart city, dan juga dikenal sebagai kota yang mengadopsi teknologi perencanaan dan pembangunan kota untuk memenuhi fungsi publik. Kementerian PUPR menyiapkan 52.000 pohon dari 89 jenis tanaman untuk koridor jalan tol pada Kongres IKN XII Indonesia (KPI Pusat oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadim Makarim dan Kepala Badan Bahasa Prof Endang Aminuddin Aziz) . MA, PhD.

Selain pembukaan KBI XII tadi malam, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Bahasa juga meluncurkan empat produk bahasa dan sastra baru. benda? Berikut daftarnya yang dilansir Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di YouTube, Kamis (26/10/2023).

Pasti adalah cara untuk menyebarkan padanan bahasa Indonesia dari istilah-istilah asing yang dipetakan. Padanannya kemudian dapat dicari berdasarkan istilah asing atau istilah Indonesia.

Kbbi Digital

Saat ini, Pasty memiliki 155.148 istilah dari 39 domain. Nantinya, pengguna terdaftar bisa menawarkan persyaratan di pasti.kemdikbud.go.id.

Produk Kebahasaan Dan Kesastraan Baru Di Kbi Xii, Ada Kbbi Daring Vi

Sebagai salah satu langkah diplomasi dan advokasi bahasa dalam rangka posisi Indonesia sebagai Ketua ASEAN pada tahun 2023, bio Cerita Anak ASEAN menampilkan 11 cerita anak dari 11 negara anggota ASEAN. Cerita-cerita tersebut ditulis dalam bahasa negara-negara anggota ASEAN dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Sebagai informasi, Konferensi Bahasa Indonesia ke-12 akan berlanjut hingga 28 Oktober 2023. Beragam kegiatan dihadirkan di KBI.

Untuk tesnya, peserta mendiskusikan topik berbeda dari tiga subtopik yang tersedia. Tiga Kebangkitan Bahasa dan Sastra Daerah, Bahasa dan Literasi Indonesia, dan Internasionalisasi Bahasa Indonesia. Seiring semakin besarnya janji generasi muda, Badan Pengembangan Bahasa dan Sastra (BPBP), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar perayaan besar Bulan Bahasa dan Sastra di Hotel Bidakara, Jakarta pada Senin (28/8). 10/2019). Mengangkat tema “Kemajuan Bahasa dan Sastra, Indonesia Tinggi”, acara ini merupakan puncak dari berbagai kegiatan bahasa dan sastra di tingkat pusat dan daerah, dimana banyak negara terlibat dalam bidang pendidikan, individu dan komunitas bahasa, serta sastra. pengamat, institusi, dan masyarakat umum.

Selain sebagai ajang pemberian penghargaan kepada para ahli bahasa dan penulis, festival ini juga menjadi insentif bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menghasilkan berbagai produk dan buku bahasa yang inovatif dan bermanfaat guna meningkatkan literasi masyarakat. Salah satu produk tersebut adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia Tunanetra atau KBBI versi elektronik yang dikenal dengan Disnetra.

Selfie Dalam Kbbi Daring Adalah Swafoto

KBBI disnetra adalah aplikasi KBBI offline yang dirancang khusus untuk memudahkan penggunaan kamus besar bahasa Indonesia sehari-hari bagi tunanetra. Panduan ini disusun bekerja sama dengan BPBP dan Yayasan Mitra Netra.

Menurut Direktur Eksekutif BPBP Dadang Sunendar, UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas sebagai Dasar Penyusunan KBBI Disnetra. KBBI Disnetra yang diluncurkan bersama 9 produk bahasa dan sastra lainnya merupakan bukti komitmen BPBp pada tahun 2018 dan merupakan wujud implementasi hak-hak penyandang tuna netra sesuai dengan persyaratan Undang-Undang Disabilitas.

“Tahun ini kami akan meluncurkan KBBI Disnetra yaitu e-KBBI untuk tunanetra. Alhamdulillah produk ini akan segera dirilis dan kita berharap saudara-saudara kita yang tuna netra juga dapat meningkatkan literasinya yaitu melalui Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata Dadang Sunendar, Kepala BPBP Kemendikbud. Bacalah pidato Mendikbud pada peluncuran Konferensi Tingkat Tinggi Bahasa dan Sastra di Hotel Bidakara Jakarta.

Kbbi Digital

KBBI Disnetra berbasis database KBBI online. Pengembangan aplikasi ini menyesuaikan dengan kebutuhan penyandang tunanetra, seperti fungsi suara, penerangan layar bagi tunanetra, dan fungsi pencarian praktis.

Kenali Kbbi Daring Dan Luring

Juvita dan Germanto merupakan dua perwakilan Sahabat Tuna Netra dari Mitra Netra yang berkesempatan mencoba KBBI Disnetra versi offline. Mereka menguji KBBI Disnetra mengenai ketersediaan fitur dan cara penggunaannya. Dalam implementasinya, staf peneliti Yayasan Mitra Netra membantu Juvita dan Guermanto menginstal aplikasi KBBI Disnetra pada laptop yang dilengkapi software screen reader NVDA.

Untuk langkah pengujian yang pertama, Sahabat Tuna Netra sebaiknya membuka program KBBI Disnetra hingga muncul tampilan dengan kotak pencarian. Sobat tunanetra bisa langsung mengetikkan kata atau istilah bahasa Indonesia ke dalam kotak pencarian dan tekan “Enter” hingga muncul hasilnya. Anda dapat menggunakan tombol navigasi untuk membaca atau menulis hasil pencarian. Hasil pencarian terdiri dari definisi kata/istilah, kata turunan, dan kombinasi kata. Kemudian, jika Anda ingin mencari lagi istilah atau kata lain, cukup gunakan tombol Alt+Panah Kiri, atau Anda dapat menelusuri menu dan tekan Enter di menu fungsi “kembali ke pencarian sebelumnya”.

Selain fitur ‘Kembali ke pencarian sebelumnya’, aplikasi KBBI Disnetra memiliki beberapa fitur menu lainnya. Menu fungsi dapat dieksplorasi menggunakan tombol tab pada keyboard PC/laptop. Berbagai fitur tersebut antara lain:

Pada saat pengujian, KBBI Disnetra masih dalam tahap beta sehingga belum sempurna. KBBI versi offline ini diharapkan rampung dalam dua bulan ke depan. Saat itu, “Sahabat Buta” bisa mengunduh program KBBI Disnetra dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Padanan Kata Unicorn, Decacorn, Dan Hectocorn Dalam Bahasa Indonesia

Menurut Juwita dan Hermanto, penggunaan aplikasi KBBI Disnetra versi offline pada dasarnya sangat mudah dan sederhana. “Mudah dan navigasinya tidak rumit sehingga memudahkan para tunanetra yang baru mengenal komputer,” kata Germanto.

Di sisi lain, Juwita juga berharap aplikasi KBBI Disnetra dapat ditingkatkan dan terus dikembangkan. “Kami berharap kedepannya KBBI Disnetra dapat dikembangkan menjadi versi online yang dapat digunakan di ponsel pintar sehingga dapat digunakan dimana saja dan kapan saja,” kata Juvita.

Panduan Peluncuran Produk Bahasa dan Sastra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 menyatakan: “Kami berharap kehadiran KBBI di bidang seni rupa dapat menjadi salah satu cara untuk mencerdaskan kehidupan negara, khususnya bagi penyandang tunanetra.” Kami menantikan untuk merilis aplikasi KBBI Disnetra suatu saat nanti!

Kbbi Digital

Terjemahan kbbi, kbbi, kbbi terbaru, buku kbbi, penerbit kbbi, kamus kbbi, kbbi lengkap, pengarang kbbi, jual kbbi, harga kbbi, website kbbi, aplikasi kbbi

Leave a Comment